Beranda Homeschooling Pelatihan Kerja Event Transparansi Keuangan
Sekolah Tanpa Drama
Pendidikan

Sekolah Tanpa Drama

  1. Home
  2. Artikel
  3. Sekolah Tanpa Drama
Sukri A Sangadji, S.Si, M.Si
Sukri A Sangadji, S.Si, M.Si
Guru di PKBM Tadib Yogyakarta

Melihat euforia kelulusan di Indonesia, sistem pendidikan kita kerap kali penuh dengan drama. Berbagai acara seremonial yang menguras emosi dan menghabiskan biaya besar, namun sayangnya kualitas pendidikan yang dihasilkan masih jauh dari harapan.

Pertanyaan mendasar yang perlu kita ajukan: apakah kemeriahan acara kelulusan berbanding lurus dengan kualitas pembelajaran? Ataukah kita terjebak dalam budaya "pencitraan" yang lebih mengutamakan penampilan daripada substansi?

Pendidikan seharusnya fokus pada pengembangan karakter, penguasaan kompetensi, dan pembentukan generasi yang siap menghadapi tantangan masa depan. Bukan pada seberapa megah upacara wisuda atau seberapa meriah perayaan kelulusan.

Saatnya kita mengarahkan energi dan sumber daya pada hal-hal yang benar-benar penting: peningkatan kualitas guru, penyediaan fasilitas pembelajaran yang memadai, dan pengembangan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan zaman.

Sekolah tanpa drama bukan berarti sekolah yang membosankan, melainkan sekolah yang lebih fokus pada esensi pendidikan itu sendiri.

Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!
Tambah Komentar

Hubungi Edutadib via WhatsApp